Kamis, 13 Juli 2017
Hidup ini sangat singkat
Minggu, 09 Juli 2017
57 CENTS
Sabtu, 08 Juli 2017
BELAJAR 🙏Hidup Adalah BELAJAR
Kamis, 29 Juni 2017
Malaikat masih ada
Jumat, 12 Mei 2017
EXCELLENT SERVICE
Sabtu, 29 April 2017
*"MENUJU MASA TUA"*
*"JADILAH KUAT-BAGAI RAJAWALI TERBANG TINGGI"*
Selasa, 28 Februari 2017
Untuk Direnungkan
*MENYEMANGATI DIRI*
Senin, 20 Februari 2017
Perjalanan Hidup Kita Terlalu Singkat
Sabtu, 04 Februari 2017
PRINSIP 90/10 STEPHEN J COVEY
Kamis, 02 Februari 2017
*#DANAU GALILEA DAN LAUT MATI*
Senin, 30 Januari 2017
Menghadapi Badai Kehidupan
Kamis, 26 Januari 2017
Berkat Tuhan
Selasa, 24 Januari 2017
MAU BELI TUHAN
Selasa, 17 Januari 2017
Hikmat Kehidupan
Senin, 16 Januari 2017
Pola Pikir
Minggu, 16 Oktober 2016
Bola Karet
COPAS dari tetangga:
Brian Dyson, mantan CEO Coca-Cola, pernah menyampaikan pidato yg sangat menarik.
Katanya, "Bayangkan hidup itu spt pemain akrobat dengan 5 bola di udara.
Kita bisa menamai bola-bola itu dengan sebutan:
1- pekerjaan
2- keluarga
3- kesehatan
4- sahabat, dan
5- semangat
Kita hrs menjaga semua bola itu tetap di udara dan jangan sampai ada yg terjatuh.
Kalaupun situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu di antara 5 bola tsbt, lepaskanlah "Pekerjaan" karena pekerjaan adalah BOLA KARET.
Pada saat Anda menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali.
Namun 4 bola lain spt Keluarga, Kesehatan, Sahabat, dan Semangat adalah BOLA KACA.
Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal!"
Kemudian, Dyson mencoba mengajak kita hidup secara seimbang.
Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga pekerjaan (bola karet).
Bahkan kita mengorbankan keluarga, kesehatan, sahabat, dan semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut.
Contohnya:
- Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga,
- Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita tidak memperhatikan kesehatan,
- Demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan sahabat baik.
Bukan berarti pekerjaan tidak penting! Tapi jgn sampai uang atau pekerjaan menjadi "berhala" dalam hidup kita.
Ingat, kalaupun kita kehilangan, uang selalu bisa dicari lagi.
Tapi jika keluarga sudah "terjual", ke mana kita bisa membelinya lagi?
Apakah kita bisa membeli sahabat?
Apakah kesehatan kita bisa kembali normal, jika kita terkena penyakit kritis?
Mari jaga agar prioritas hidup kita tetap seimbang.
Semoga bermanfaat, selalu SEHAT dan BAHAGIA bersama KELUARGA dan SAHABAT tercinta....
(Dari group wa)
Senin, 03 Oktober 2016
JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG
Seorang pemuda kehilangan sepatunya di laut
lalu dia menulis di pinggir pantai ...
LAUT INI MALING ...
.
Tak lama datanglah nelayan yg membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai ...
LAUT INI BAIK HATI ...
.
Seorang pemuda tenggelam di lautan lalu ibunya menulis di pantai,
LAUT INI PEMBUNUH ...
.
Tak lama datanglah Seorang lelaki yg menemukan sebongkah mutiara di dalam lautan, lalu dia menulis di pantai..
LAUT INI PENUH BERKAH ...
.
Kemudian datanglah ombak besar dan menghapus semua tulisan di pantai itu !!!!!!
.
Maka ...
.
JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG, KARENA SETIAP ORANG MEMBACA DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEDA.
.
Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik.
Meski terkadang kebaikan tidak senantiasa di hargai.
Jangan menjelaskan tentang diri mu kepada
siapa pun,
Karena yang menyukai mu tidak butuh itu,
Dan yang membenci mu tidak percaya itu.
.
Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi
Siapa yang mau berbuat baik.
.
Jangan menghapus Persaudaraan hanya karena sebuah Kesalahan ...
Namun Hapuslah kesalahan...
demi lanjutnya Persaudaraan..
.
Jika datang kepadamu gangguan...
Jangan berpikir bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Perih, tapi berpikirlah bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Baik.
.
Kurangi mengeluh teruslah berdoa dan berikhtiar.
Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikuti mu.
(Dari group wa)
Jumat, 30 September 2016
*Filosofi gula & Kopi* ☕
Kasus 1
Jika kopi terlalu pahit
Siapa yang salah?
Gula lah yg di salahkan karena terlalu sedikit hingga "rasa" kopi pahit
Kasus 2
Jika kopi terlalu manis
Siapa yg di salahkan?
Gula lagi karena terlalu banyak hingga "Rasa" kopi manis
Kasus 3
Jika takaran kopi & gula balance
Siapa yg di puji...?
Tentu semua akan berkata...
Kopinya mantaaap
Kmn gula yg mempunyai andil
Membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap
Mari Ikhlas seperti Gula yg larut tak terlihat tapi sangat bermakna.
Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA...
Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA...
ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA...
ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU....
padahal BAHAN DASARnya GULA....
Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS...
akan tetapi apabila berhubungan dgn Penyakit, barulah GULA disebut..PENYAKIT GULA
BEGITUlah HIDUP.... Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah diSEBUT Orang....
Tapi kesalahan akan dibesar-besarkan...
IKHLASlah seperti GULA...
LARUTlah seperti GULA...
Tetap SEMANGAT memberi KEBAIKAN...!!!!
Tetap SEMANGAT menyebar KEBAIKAN..!!!
Karena KEBAIKAN tidak UNTUK DISEBUT...
tapi untuk DIRASAkan...
(Dari group wa)